sosmed nya

meng-upload sesuatu ke sosial media, untuk sekrng ini mash bimbng. knp? bimbang, yng berawal dari berpikir overthinking.

"gua takut disangka bnyk gaya"
"gua kan gap year"

pemikiran itu yg menyebabkan kita, susah untuk mengekspresikan diri. akhirnya kita hanya bisa melihat orng - orng yng disosmed, dan berujung membandingkan diri dengan mereka.
gua pernah mengalami seperti itu, yng akhirny capek sendiri dan hampir memutuskan untuk closed sosmed. tp dari situ gua pikir, tbh hampir lama untuk mikir itu. sebetulny itu ga penting, gua tanya kediri sendiri
"gunany hp yng dikasih sama ortu lu itu buat apa put?"
pertanya itu buat gua sadar. betapa penting nya kita dengan sosmed diera jamn sekrng. dibanding dengan masa lalu, oke aja sih. gua ga main hp, ga punya sosmed. balik lagi ke era ortu, tp itu smua ga bisa. akhirnya gua sendiri, koreksi. 
"ternyata kalo gua gunain sosmed dengan bijak, meng- upload disosmed yng bermanfaat. gua dpt mengekspresikan diri dengan baik." dari situ ga ada kata untuk malu untuk ber ekspresi didpn umum maupun disosmed, but harus yng baik dan bermanfaat guys.

okk Dankeschön für das Lesen 


"capek dengan sosmed itu ga ada obatnya"

Comments

Popular Posts